Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 7008

Kitab: Mandi

Bab: Bolehkan seseorang yang junub memasukkan tangannya ke dalam air sebelum mencucinya

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ أَخْبَرَنَا أَفْلَحُ بْنُ حُمَيْدٍ عَنْ الْقَاسِمِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ
كُنْتُ أَغْتَسِلُ أَنَا وَالنَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ إِنَاءٍ وَاحِدٍ تَخْتَلِفُ أَيْدِينَا فِيهِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami 'Abdullah bin Maslamah[1] telah mengabarkan kepada kami Aflah bin Humaid[2] dari Al Qasim[3] dari 'Aisyah[4] berkata, "Aku pernah mandi bersama Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dari satu bejana, dan tangan kami saling bersentuhan."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Abdullah bin Maslamah bin Qa'nab, Al Qa'nabiy Al Haritsiy, Abu 'Abdur Rahman, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 221 H, hidup di Madinah, wafat di Bashrah.
  2. [2] Aflah bin Humaid bin nafi', Al Anshariy An Najariy, Abu 'Abdur Rahman, Ibnu Shafira, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 165 H, hidup di Madinah.
  3. [3] Al Qasim bin Muhammad bin Abi Bakar Ash Shiddiq, Abu Muhammad, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 106 H, hidup di Madinah.
  4. [4] Aisyah binti Abi Bakar Ash Shiddiq, At Taymiyyah, Ummu 'Abdullah, Ummu Al Mu'minin, Shahabat, wafat tahun 58 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.