Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 7008

Kitab: Wudlu

Bab: Wudlu' dengan air dalam bejana kecil

حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ مَخْلَدٍ قَالَ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ بِلَالٍ قَالَ حَدَّثَنِي عَمْرُو بْنُ يَحْيَى عَنْ أَبِيهِ قَالَ
كَانَ عَمِّي يُكْثِرُ مِنْ الْوُضُوءِ قَالَ لِعَبْدِ اللَّهِ بْنِ زَيْدٍ أَخْبِرْنِيا كَيْفَ رَأَيْتَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَوَضَّأُ فَدَعَا بِتَوْرٍ مِنْ مَاءٍ فَكَفَأَ عَلَى يَدَيْهِ فَغَسَلَهُمَا ثَلَاثَ مِرَارٍ ثُمَّ أَدْخَلَ يَدَهُ فِي التَّوْرِ فَمَضْمَضَ وَاسْتَنْثَرَ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ مِنْ غَرْفَةٍ وَاحِدَةٍ ثُمَّ أَدْخَلَ يَدَهُ فَاغْتَرَفَ بِهَا فَغَسَلَ وَجْهَهُ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ ثُمَّ غَسَلَ يَدَيْهِ إِلَى الْمِرْفَقَيْنِ مَرَّتَيْنِ مَرَّتَيْنِ ثُمَّ أَخَذَ بِيَدِهِ مَاءً فَمَسَحَ رَأْسَهُ فَأَدْبَرَ بِهِ وَأَقْبَلَ ثُمَّ غَسَلَ رِجْلَيْهِ فَقَالَ هَكَذَا رَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَوَضَّأُ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Khalid bin Mukhallad[1] berkata, telah menceritakan kepada kami Sulaiman bin Bilal[2] berkata, telah menceritakan kepadaku 'Amru bin Yahya[3] dari Bapaknya[4] berkata, " Pamanku berlebihan dalam berwudlu, lalu ia berkata kepada 'Abdullah bin Zaid[5], "Beritahu kami berdua bagaimana kamu melihat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam wudlu. 'Abdullah bin Zaid minta bejana berisi air, lalu ia menuangkan ke telapak tangannya dan mencucinya tiga kali. Kemudian memasukkan tangannya ke dalam bejana tersebut, lalu berkumur dan mengeluarkan air dari dalam hidung sebanyak tiga kali dari satu cidukan tangan. Kemudian memasukkan tangannya ke dalam bejana menciduk air dan membasuh mukanya tiga kali. Kemudian membasuh tangannya sampai siku dua kali-dua kali. Kemudian mengambil air dengan tangannya dan mengusap kepalanya, ia tarik tangannya ke belakang kepala lalu dikembalikan ke depan. Kemudian membasuh kakinya. Setelah itu berkata, "Begitulah aku melihat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berwudlu'."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Khalid bin Makhlad, Al Qathwani Al Bajali, Abu Al Haitsam, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 213 H, hidup di Kufah.
  2. [2] Sulaiman bin Bilal, At Taymiy Al Qurasyiy, Abu Muhammad, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 172 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  3. [3] Amru bin Yahya bin 'Umarah bin Abi Hasan, Al Maziniy Al Anshariy, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 140 H, hidup di Madinah.
  4. [4] Yahya bin 'Umarah bin Abi Hasan, Al Maziniy Al Anshariy, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Madinah.
  5. [5] Abdullah bin Zaid bin 'Ashim bin Ka'ab, Al Anshariy Al Maziniy, Abu Muhammad, Shahabat, wafat tahun 63 H, hidup di Madinah, wafat di Harrah.