Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 7008

Kitab: Wudlu

Bab: Mereka yang berpendapat bahwa wudlu' tidak batal selain dari apa yang keluar dari dua jalan, melalui qubul (kemaluan) atau dubur

حَدَّثَنَا آدَمُ بْنُ أَبِي إِيَاسٍ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي ذِئْبٍ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ الْمَقْبُرِيُّ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ
قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَزَالُ الْعَبْدُ فِي صَلَاةٍ مَا كَانَ فِي الْمَسْجِدِ يَنْتَظِرُ الصَّلَاةَ مَا لَمْ يُحْدِثْ فَقَالَ رَجُلٌ أَعْجَمِيٌّ مَا الْحَدَثُ يَا أَبَا هُرَيْرَةَ قَالَ الصَّوْتُ يَعْنِي الضَّرْطَةَ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Adam bin Abu Iyas[1] berkata, telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Dzi'b[2] telah menceritakan kepada kami Sa'id Al Maqburi[3] dari Abu Hurairah[4] berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Seorang hamba akan selalu dihitung shalat selama ia di masjid menunggu shalat dan tidak berhadats." Lalu ada seorang laki-laki non-Arab berkata, "Apa yang dimaksud dengan hadats wahai Abu Hurairah?" Abu Hurairah menjawab, "Suara." Yaitu kentut.

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Adam bin Abu Iyas, Al 'Asqalaniy Al Khirasaniy, Abu Al Hasan, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 220 H, hidup di Baghdad, wafat di Abdasa.
  2. [2] Muhammad bin 'Abdur Rahman bin Al Mughirah bin Al Harits bin Abi Dzi`b, Al Qurasyiy Al 'Amiriy, Abu Al Harits, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 158 H, hidup di Madinah, wafat di Kufah.
  3. [3] Sa'id bin Abi Sa'id Kaisan, Al Maqburiy, Abu Sa'ad, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 123 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  4. [4] Abdur Rahman bin Shakhr, Ad Dawsiy Al Yamaniy, Abu Hurairah, Shahabat, wafat tahun 57 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.