Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 7008

Kitab: Wudlu

Bab: Berwudlu' dengan air yang digunakan untuk membasuh rambut

حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ أَخْبَرَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ سَمِعْتُ أَبِي عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ رَجُلًا رَأَى كَلْبًا يَأْكُلُ الثَّرَى مِنْ الْعَطَشِ فَأَخَذَ الرَّجُلُ خُفَّهُ فَجَعَلَ يَغْرِفُ لَهُ بِهِ حَتَّى أَرْوَاهُ فَشَكَرَ اللَّهُ لَهُ فَأَدْخَلَهُ الْجَنَّةَ
وَقَالَ أَحْمَدُ بْنُ شَبِيبٍ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ يُونُسَ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ قَالَ حَدَّثَنِي حَمْزَةُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ أَبِيهِ قَالَ كَانَتْ الْكِلَابُ تَبُولُ وَتُقْبِلُ وَتُدْبِرُ فِي الْمَسْجِدِ فِي زَمَانِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمْ يَكُونُوا يَرُشُّونَ شَيْئًا مِنْ ذَلِكَ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Ishaq[1] telah mengabarkan kepada kami 'Abdush Shamad[2] telah menceritakan kepada kami 'Abdurrahman bin 'Abdullah bin Dinar[3] aku mendengar Bapakku[4] dari Abu Shalih[5] dari Abu Hurairah[6] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, bahwa ada seorang laki-laki melihat seekor anjing menjilat-jilat tanah karena kehausan, lalu orang itu mengambil sepatunya dan mengisinya air untuk kemudian diminumkan kepada anjing tersebut hingga kenyang. Allah lalu berterima kasih kepadanya dan memasukkannya ke dalam surga." Ahmad bin Syabib[7] berkata, telah menceritakan kepada kami Bapakku[4] dari Yunus[9] dari Ibnu Syihab[10] berkata, telah menceritakan kepadaku Hamzah bin 'Abdullah[11] dari Bapaknya[12], bahwa pada masa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ada beberapa anjing yang kencing dan membuang kotoran di dalam masjid, namun para sahabat tidak menyiramnya dengan sesuatu."

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Ishaq bin Manshur bin Bahram , At Tamimiy , Abu Ya'qub, Al Kawsaj, Tabi'ul Atba' kalangan pertengahan, wafat tahun 251 H, hidup di Himsh, wafat di Nihawand.
  2. [2] Abdush Shamad bin 'Abdul Warits bin Sa'id bin Dzakwan, Al 'Anbariy At Tanawwuriy, Abu Sahal, Abdaus, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 207 H, hidup di Bashrah.
  3. [3] Abdur Rahman bin 'Abdullah bin Dinar, Al 'Adawiy, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, hidup di Madinah.
  4. [4] "Abdullah bin Dinar, maula Ibnu 'Umar", Al 'Adawiy Al Madaniy, Abu 'Abdur Rahman, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 127 H, hidup di Madinah.
  5. [5] Dzakwan, Abu Shalih, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 101 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  6. [6] Abdur Rahman bin Shakhr, Ad Dawsiy Al Yamaniy, Abu Hurairah, Shahabat, wafat tahun 57 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  7. [7] Ahmad bin Syabib bin Sa'id, Al Habathiy, Abu 'Abdullah , Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 229 H, hidup di Bashrah.
  8. [8] Syabib bin Sa'id, At Tamimiy Al Habthiy, Abu Sa'id, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 186 H, hidup di Bashrah.
  9. [9] Yunus bin Yazid bin Abi An Najjad, Al Ayliy, Abu Zaid, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 159 H, hidup di Syam, wafat di Maru.
  10. [10] Muhammad bin Muslim bin 'Ubaidillah bin 'Abdullah bin Syihab, Al Qurasyiy Az Zuhriy, Abu Bakar, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 124 H, hidup di Madinah.
  11. [11] Hamzah bin 'Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab, Abu 'Umarah, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Madinah.
  12. [12] Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu 'Abdur Rahman, Shahabat, wafat tahun 73 H, hidup di Madinah, wafat di Marur Rawdz.