Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 7008

Kitab: Ilmu

Bab: Siapa yang mendengar sesuatu namun belum dipahaminya hendaklah dia kembali (mendengarkannya) sampai mengerti

حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ أَبِي مَرْيَمَ قَالَ أَخْبَرَنَا نَافِعُ بْنُ عُمَرَ قَالَ حَدَّثَنِي ابْنُ أَبِي مُلَيْكَةَ أَنَّ عَائِشَةَ زَوْجَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
كَانَتْ لَا تَسْمَعُ شَيْئًا لَا تَعْرِفُهُ إِلَّا رَاجَعَتْ فِيهِ حَتَّى تَعْرِفَهُ وَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ حُوسِبَ عُذِّبَ قَالَتْ عَائِشَةُ فَقُلْتُ أَوَلَيْسَ يَقُولُ اللَّهُ تَعَالَى
{ فَسَوْفَ يُحَاسَبُ حِسَابًا يَسِيرًا }
قَالَتْ فَقَالَ إِنَّمَا ذَلِكِ الْعَرْضُ وَلَكِنْ مَنْ نُوقِشَ الْحِسَابَ يَهْلِكْ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Sa'id bin Abu Maryam[1] berkata, telah mengabarkan kepada kami Nafi' bin Umar[2] berkata, telah menceritakan kepadaku Ibnu Abu Mulaikah[3] bahwa Aisyah[4] istri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tidaklah mendengar sesuatu yang tidak dia mengerti kecuali menanyakannya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam sampai dia mengerti, dan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah bersabda: "Siapa yang dihisab berarti dia disiksa" Aisyah berkata: maka aku bertanya kepada Nabi: "Bukankah Allah Ta'ala berfirman: "Kelak dia akan dihisab dengan hisab yang ringan" Aisyah berkata: Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya yang dimaksud itu adalah pemaparan (amalan). Akan tetapi barangsiapa yang didebat hisabnya pasti celaka".

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Sa'id bin Abi Maryam Al Hakam bin Muhammad bin Salim, Al Jamhiy, Abu Muhammad, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 224 H, hidup di Maru.
  2. [2] Nafi' bin 'Umar bin 'Abdullah bin Jamil bin 'Amir, Al Jumahiy Al Qurasyiy, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 169 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Marur Rawdz.
  3. [3] Abdullah bin 'Ubaidillah bin Mulaikah, At Taymiy, Abu Muhammad, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 117 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Marur Rawdz.
  4. [4] Aisyah binti Abi Bakar Ash Shiddiq, At Taymiyyah, Ummu 'Abdullah, Ummu Al Mu'minin, Shahabat, wafat tahun 58 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.