Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ زُرَارَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ تَجَاوَزَ لِأُمَّتِي عَمَّا حَدَّثَتْ بِهِ أَنْفُسَهَا مَا لَمْ تَكَلَّمْ بِهِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Isma'il[1] dari Sa'id[2] dari Qatadah[3] dari Zurarah[4] dari Abu Hurairah[5] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Sesungguhnya Allah 'azza wajalla memaafkan bagi umatku sesuatu yang terbetik dalam hatinya selama belum dikerjakan."

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Isma'il bin Ibrahim bin Muqsim, Al Asadiy, Abu Bisyir, Ibnu 'Ulayyah, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 193 H, hidup di Bashrah, wafat di Baghdad.
  2. [2] Sa'id bin Abi 'Urubah Mihran, Al Yasykuriy Al 'Adawiy, Abu An Nadlor, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 156 H, hidup di Bashrah.
  3. [3] Qatadah bin Da'amah bin Qatadah, As Sadusiy, Abu Al Khaththab, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 117 H, hidup di Bashrah, wafat di Hait.
  4. [4] Zurarah bin Awfaa, Abu Hajib, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 93 H, hidup di Bashrah.
  5. [5] Abdur Rahman bin Shakhr, Ad Dawsiy Al Yamaniy, Abu Hurairah, Shahabat, wafat tahun 57 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.