Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

قَالَ حَدَّثَنَا عَفَّانُ قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ قَالَ أَخْبَرَنَا سُهَيْلُ بْنُ أَبِي صَالِحٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْإِيمَانُ بِضْعٌ وَسَبْعُونَ بَابًا أَفْضَلُهَا لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَدْنَاهَا إِمَاطَةُ الْعَظْمِ عَنْ الطَّرِيقِ وَالْحَيَاءُ شُعْبَةٌ مِنْ الْإِيمَانِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Berkata; telah menceritakan kepada kami 'Affan[1] telah menceritakan kepada kami Hammad bin Salamah[2] berkata; telah mengabarkan kepada kami Suhail bin Abu Shalih[3] dari Abdullah bin Dinar[4] dari Abu Shalih[5] dari Abu Hurairah[6] berkata; Bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Iman itu mempunyai tujuh puluh sekian cabang pintu, yang paling utama adalah ucapan; LAA ILAAHA ILLA ALLAH, dan yang paling ringan adalah membuang duri dari jalan, dan malu adalah cabang dari iman."

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Affan bin Muslim bin 'Abdullah , Al Bashriy, Abu 'Utsman, AlSh Shaffar, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 219 H, hidup di Baghdad, wafat di Baghdad.
  2. [2] Hammad bin Salamah bin Dinar, Abu Salamah, Al Khazzaz, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 167 H, hidup di Bashrah.
  3. [3] Suhail bin Abi Shalih Dzakwan, As Samman, Abu Yazid, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 138 H, hidup di Madinah.
  4. [4] "Abdullah bin Dinar, maula Ibnu 'Umar", Al 'Adawiy Al Madaniy, Abu 'Abdur Rahman, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 127 H, hidup di Madinah.
  5. [5] Dzakwan, Abu Shalih, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 101 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  6. [6] Abdur Rahman bin Shakhr, Ad Dawsiy Al Yamaniy, Abu Hurairah, Shahabat, wafat tahun 57 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.