Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا عَفَّانُ قَالَ حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ قَالَ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ عَنْ وَهْبِ بْنِ كَيْسَانَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرِو بْنِ عَطَاءٍ عَنْ سَلَمَةَ بْنِ الْأَزْرَقِ أَنَّهُ
كَانَ مَعَ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ جَالِسًا ذَاتَ يَوْمٍ بِالسُّوقِ فَمُرَّ بِجِنَازَةٍ يُبْكَى عَلَيْهَا فَعَابَ ذَلِكَ ابْنُ عُمَرَ وَانْتَهَرَهُمْ فَقَالَ لَهُ سَلَمَةُ بْنُ الْأَزْرَقِ لَا تَقُلْ ذَلِكَ يَا أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ فَأَشْهَدُ عَلَى أَبِي هُرَيْرَةَ لَسَمِعْتُهُ وَتُوُفِّيَتْ امْرَأَةٌ مِنْ كَنَائِنِ مَرْوَانَ فَشَهِدَهَا مَرْوَانُ فَأَمَرَ بِالنِّسَاءِ اللَّاتِي يَبْكِينَ فَضُرِبْنَ فَقَالَ لَهُ أَبُو هُرَيْرَةَ دَعْهُنَّ يَا أَبَا عَبْدِ الْمَلِكِ فَإِنَّهُ مُرَّ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِجِنَازَةٍ يُبْكَى عَلَيْهَا وَأَنَا مَعَهُ وَمَعَهُ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ رَحِمَهُ اللَّهُ فَانْتَهَرَ عُمَرُ اللَّاتِي يَبْكِينَ مَعَ الْجِنَازَةِ فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَعْهُنَّ يَا ابْنَ الْخَطَّابِ فَإِنَّ النَّفْسَ مُصَابَةٌ وَإِنَّ الْعَيْنَ دَامِعَةٌ وَإِنَّ الْعَهْدَ لَحَدِيثٌ
قَالَ أَنْتَ سَمِعْتَهُ فَقَالَ نَعَمْ قَالَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami 'Affan[1] telah menceritakan kepada kami Wuhaib[2] berkata; telah menceritakan kepada kami Hisyam bin 'Urwah[3] dari Wahb bin Kaisan[4] dari Muhammad bin 'Amru bin 'Atho`[5] dari Salamah bin Al Azraq[6], bahwasanya pada suatu hari ia bersama Abdullah bin Umar sedang duduk-duduk di pasar, lalu lewatlah jenazah yang diiringi dengan isak tangis, maka Ibnu Umar mencela dan menghardik mereka. Salamah bin Al Azraq kemudian berkata kepada Ibnu Umar; "Janganlah engkau katakan yang demikian itu wahai Abu Abdurrahman, karena sesungguhnya saya bersaksi kepada Abu Hurairah[7] bahwa saya mendengarnya; suatu ketika istri marwan meninggal dunia dan ia menghadirinya, lalu ia memerintahkan para wanita yang menangis itu untuk diam, sehingga mereka dipukuli. Maka Abu Hurairah berkata kepada Marwan; "Biarkanlah mereka wahai Abu Abdul Malik, karena sesungguhnya telah lewat di hadapan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam jenazah yang diiringi dengan isak tangis, aku serta Umar Bin Al Khaththab juga bersamanya, lalu Umar Ibnul Khaththab menghardik para wanita yang mengiringi jenazah sambil menangis, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam lalu bersabda kepadanya: "Biarkan mereka wahai Ibnul Khatthab, karena sesungguhnya jiwa sedang diuji dan air matapun meleleh, dan kejadian menyedihkan baru saja terjadi." Abdullah bin Umar berkata; "Kamu mendengarnya?" Salamah bin Al Arzaq menjawab; "Iya, " maka Abdullah bin Umar berkata; "Allah dan Rasul-Nya lebih tahu."

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Affan bin Muslim bin 'Abdullah , Al Bashriy, Abu 'Utsman, AlSh Shaffar, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 219 H, hidup di Baghdad, wafat di Baghdad.
  2. [2] Wuhaib bin Khalid bin 'Ajlan, Al Bahiliy, Abu Bakar, Shahibu Al Karabis, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 165 H, hidup di Bashrah.
  3. [3] Hisyam bin 'Urwah bin Az Zubair bin Al 'Awwam, Al Asadiy, Abu Al Mundzir, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 145 H, hidup di Madinah, wafat di Baghdad.
  4. [4] Wahab bin Kaisan, Al Qurasyiy, Abu Nu'aim, Al Mu'alim, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 127 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  5. [5] Muhammad bin 'Amru bin 'Atha' bin 'Abbas bin 'Alqamah , Al 'Amiriy Al Qurasiy, Abu 'Abdullah , Ibnu 'Atha', Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  6. [6] Salamah bin Al Azraq, Al Hijaziy, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Hijaz.
  7. [7] Abdur Rahman bin Shakhr, Ad Dawsiy Al Yamaniy, Abu Hurairah, Shahabat, wafat tahun 57 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.