Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا مِسْعَرٌ وَسُفْيَانُ عَنْ سَعْدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ عَنْ حُمَيْدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو رَفَعَهُ سُفْيَانُ وَوَقَفَهُ مِسْعَرٌ قَالَ
مِنْ الْكَبَائِرِ أَنْ يَشْتُمَ الرَّجُلُ وَالِدَيْهِ قَالُوا وَكَيْفَ يَشْتُمُ الرَّجُلُ وَالِدَيْهِ قَالَ يَسُبُّ أَبَا الرَّجُلِ فَيَسُبُّ أَبَاهُ وَيَسُبُّ أُمَّهُ فَيَسُبُّ أُمَّهُ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Waki'[1] telah menceritakan kepada kami Mis'ar[2] dan Sufyan[3] dari Sa'd bin Ibrahim[4] dari Humaid bin Abdirrahman bin Auf[5] dari Abdullah bin Amru[6]. Hadits ini di-marfu'-kan oleh Sufyan dan dimauqufkan oleh Mis'ar. Beliau bersabda: "Termasuk dari dosa-dosa besar jika seseorang mencaci maki kedua orang tuanya." Orang-orang pun bertanya, "Bagaimana mungkin seseorang mencaci maki kedua orang tuanya sendiri?" Beliau berkata: "Jika ia mencaci maki bapak orang lain lalu kemudian orang tersebut membalas mencaci maki bapaknya, dan kemudian ia mencaci maki ibunya dan orang itupun membalas mencaci maki ibunya."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Waki' bin Al Jarrah bin Malih, Ar Ru'asiy, Abu Sufyan, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 196 H, hidup di Kufah, wafat di Ainul Wardah.
  2. [2] Mis'ar bin Kidam bin Zhuhair, Al Hilaliy Al 'Amiriy, Abu Salamah, Al Mushhaf, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 153 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  3. [3] Sufyan bin Sa'id bin Masruq, Ats Tsauriy, Abu 'Abdullah , Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 161 H, hidup di Kufah, wafat di Bashrah.
  4. [4] Sa'ad bin Ibrahim bin 'Abdur Rahman bin 'Auf, Az Zuhriy Al Qurasyiy, Abu Ishaq, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 125 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  5. [5] Humaid bin 'Abdur Rahman bin 'Auf, Az Zuhri Al Qarasyi, Abu Ibrahim, Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 105 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  6. [6] Abdullah bin 'Amru bin Al 'Ash bin Wa'il, As Sahmiy Al Qurasyiy, Abu Muhammad, Shahabat, wafat tahun 63 H, hidup di Maru, wafat di Tha'if.