Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْحَارِثِ عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ قَالَ أَخْبَرَنِي عَطَاءٌ أَنَّهُ سَمِعَ ابْنَ عَبَّاسٍ يَقُولُ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ مِنْ الطَّعَامِ فَلَا يَمْسَحْ يَدَهُ حَتَّى يَلْعَقَهَا أَوْ يُلْعِقَهَا
قَالَ أَبُو الزُّبَيْرِ سَمِعْتُ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ يَقُولُ ذَلِكَ سَمِعْتُهُ مِنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَا يَرْفَعْ الصَّحْفَةَ حَتَّى يَلْعَقَهَا أَوْ يُلْعِقَهَا فَإِنَّ آخِرَ الطَّعَامِ فِيهِ الْبَرَكَةُ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Al Harits[1] dari Ibnu Juraij[2] berkata; telah mengabarkan kepadaku 'Atho`[3] bahwasanya ia mendengar Ibnu Abbas[4] berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Apabila salah seorang dari kalian makan makanan, maka janganlah ia mengusap tangannya hingga ia menjilatnya atau dijilatkan." Abu Az Zubair[5] berkata; Aku mendengar Jabir bin Abdullah[6] berkata; Aku mendengar hal itu dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam: "Dan tidak mengangkat piringnya hingga ia menjilatnya atau dijilatkan, karena sesungguhnya bagian akhir makanan mengandung berkah."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Abdullah bin Al Harits bin 'Abdul Malik, Al Qurasyiy Al Makhzumiy, Abu Muhammad, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Marur Rawdz.
  2. [2] Abdul Malik bin 'Abdul 'Aziz bin Juraij, Al Umawiy, Abu Al Walid, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 150 H, hidup di Marur Rawdz.
  3. [3] Atha' bin Abi Rabbah Aslam, Al Qurasyiy, Abu Muhammad, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 114 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Marur Rawdz.
  4. [4] Abdullah bin 'Abbas bin 'Abdul Muthallib bin Hasyim , Al Qurasyiy Al Hasyimiy, Abu Al 'Abbas, Shahabat, wafat tahun 68 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Tha'if.
  5. [5] Muhammad bin Muslim bin Tadrus, Al Asadiy, Abu Az Zubair, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 126 H, hidup di Marur Rawdz.
  6. [6] Jabir bin 'Abdullah bin 'Amru bin Haram, Al Anshari As Sulamiy, Abu 'Abdullah, Shahabat, wafat tahun 78 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.